Day #1: Lombok, We’re In Love
Ehem, postingan edisi honeymoon nih :p
* * *
Semua bermula dari kebaikan seorang kawan di negeri Sakura. Inisialnya RM, dia memberikan kepada kita voucher menginap 4 hari 3 malam di Holiday Resort Lombok yang dimenangkannya melalui lomba fotografi Garuda secara cuma-cuma! Padahal, tadinya si mas mau beli voucher itu, loh. Cuman sayang kan kalau rezeki ditolak hihihi. Lumayan banget loh kalau mesti bayar biaya nginapnya di hotel berbintang 4 plus itu. Coba cek aja rate kamarnya di mari -> http://www.holidayresort-lombok.com/room/room.html Saya dan suami alhamdulillah dapet kamar yang Garden Chalet hehehe
Ketika itu, saya dan suami naik pesawat Lion Air langsung menuju Bandara Selaparang di Mataram, Lombok. Di antara maskapai lainnya yang menawarkan penerbangan langsung ke Mataram tanpa transit, ketika itu Lion Air adalah yang termurah (sekitar 2.4 juta untuk 2 orang PP). Hanya saja, di pesawat, kita gak dapet makanan apa-apa, even kacang ataupun permen. So, saran saya, better prepare makanan kecil entah roti sobek atau lainnya untuk di pesawat.
Perjalanan Jakarta-Mataram hanya memakan waktu sekitar 1 jam 40 menit. Tidak terlalu lama juga tidak terlalu cepat. Oya, gak nyangka banget, ternyata dalam perjalanan Jakarta-Mataram ini kami berdua bertemu dengan senior Fasilkom 2002, Mbak Pita dan suaminya juga keluarganya. Kami satu pesawat! Saya dan suami duduk di bagian depan, sedangkan mereka di bagian belakang.
Bandara Selaparang
Setibanya di Bandara Selaparang, Mataram, kami disambut oleh sinar matahari yang cukup menyengat. Seketika itu, tersadarlah kami, bahwa ternyata barang-barang yang cukup penting seperti topi, sunglasses, dan sunblock lupa dibawa XD
Menuju ke hotel, kami tidak menggunakan taksi bandara, melainkan menggunakan Lombok Taxi yang tergabung dalam Blue Bird Group. Kenapa? Karena si mas punya setumpuk voucher taksi Blue Bird Group yang sayang sekali kalau tidak digunakan. Nilainya? Insya Allah cukup lah buat biaya transportasi selama tiga hari hihihi. Alhamdulillah
Oya, repotnya, untuk menaiki Lombok Taxi ini, kita harus rela berjalan sedikit keluar bandara Selaparang. Di luar bandara, Lombok Taxi ini baru mudah dijumpai. Katanya sih, Lombok Taxi dilarang untuk ngetem di dalam bandara. Ya, bagi-bagi space kali ya ama yang lain..
Perjalanan dari tempat menginap kami yakni Holiday Resort di daerah Senggigi tidak terlalu lama. Mmmm, kalau gak salah sih, sekitar 30-40 menitan. Sesampainya di penginapan, setelah melakukan check-in, kami diberikan voucher untuk mengambil Welcome Drink di pool bar aka “kedai minum” di samping kolam renang. Kami yang sangat kehausan, merasa excited sekaligus takut-takut ketika menukarkan voucher Welcome Drink di pool bar. Maklumlah, wong botol-botol minuman yang di-display di kedai tersebut kebanyakan minuman (yang kami yakini) beralkohol. Mana di sana lagi ada bule-bule yang asik nyesap bir sambil ngerokok hahaha xD Ya, alhamdulillah, ternyata minuman yang kami dapat sebagai Welcome Drink itu ternyata teh Rosella
Rasanya, gak terlalu manis gitu sih, cenderung sepet malah :p
Teh Rosella
Setelah puas menghabiskan minuman, kami memutuskan untuk masuk ke kamar dulu, menaruh barang-barang, salat zuhur, sekaligus makan siang (di kamar) :p Ya, kami sengaja membawa makanan instan seperti pop mie, super bubur, abon, kering kentang, biskuit, dll ke sana. Bawaannya sampai satu tas ransel sendiri loh hahaha (bangga ;p). Tujuannya ya biar terselamatkan kalo lagi keadaan darurat (ex: gak tau mau beli makanan ke mana, males keluar kamar, duit menipis *eh*). Hahaha..
Sorenya, kami memutuskan untuk pergi berjalan-jalan keliling resort. Ceritanya, pengen kenalan dulu sama daerahnya. Resortnya oke banget loh kalau menurut saya pribadi. Ada kolam renang di tengah-tengah resort. Kolamnya cukup sepi kala itu. Pikir saya sih mungkin karena lagi gak peak season, jadinya yang nginep di resort hanya turis-turis asing aja yang tidak terlalu banyak. Resortnya juga ternyata punya private beach sendiri. Nama pantainya kalo gak salah Mangsit ato apaa gitu. Pinggiran pantainya agak sempit, mungkin karena sore hari, jadi air lautnya lagi pasang. Tapi yang pasti, waktu itu saya dan suami main-main di pantai itu sampai lamaaa sekali. Pantainya cukup sepi, jadi ya, lumayan enaklah buat bersenda gurau berdua xp
Ehem.. Dilarang iri :p
Setelah puas bermain-main di pantai sambil berfoto-foto alay berlatar belakang sunset, kami pun menutup hari pertama di Lombok dengan candle light dinner di cafe di daerah Senggigi. Namanya Yessy’s Cafe. Kami tau cafe itu karena direkomendasikan oleh supir taksi yang mengantarkan kami hingga penginapan. Di cafe tersebut, kami mencoba makanan khas Lombok, yakni ayam taliwang, sate ikan, dan plecing kangkung! Sedap sekali (walau agak-agak pedes)!! Harga makanannya pun normal dan gak gila-gilaan. Alhamdulillah
Bersambung…











Recent Comments