Halo halo semua… Akhirnya kesampaian untuk apdet blog lagi setelah sekian lama. Maklum, pengantin baru, minggu-minggu awal masih agak riweh heuheuu..
Anyway, mungkin banyak yang nanya ya, “Gimana kehidupan setelah pernikahan?”
Kalau bagi saya, “It’s challenging and fun every day”. Yah, buat yang masih belum jelas ama jawabannya, mendingan langsung feel the experience deh xp (baca: cepetan nikah juga gih hahaha).
Btw, di postingan kali ini mau sedikit mengulas tentang segala hal teknis yang mesti diperhatikan oleh mereka yang akan menyelenggarakan pernikahan. Tentu saja, semuanya dilihat dari sudut pandang saya
Semoga aja bisa bermanfaat deh, apalagi buat yang getol banget nanya-nanya saya dan suami ke YM maupun SMS ;p Saya jembrengin di sini deh semuanya (yang saya inget) hohoho..
Oya beware, ini cuman soal teknis hari H-nya ya.. Disertai dengan sedikit tips n trik #hayah
1. Gedung
Alhamdulillah, pas nikahan saya Februari lalu, mencari gedung bukanlah hal yang sulit. Saya mendapat Auditorium Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM sebagai tempat pernikahan karena almarhum ayah saya juga om saya bekerja di Hukum & HAM. Jadilah, prosedur pengurusan gedung lebih mudah & kita dapat harga lebih murah.
Awalnya sih, kita mau mengadakan pesta di rumah saja yang murah meriah. Tapi, karena pertimbangan repot dan pasti capek beberesnya habis acara, jadilah pilihan dialihkan untuk mengadakan resepsi di luar. Tapi, kelebihannya kalo ngadain di rumah, kamu bisa menghemat cukup banyak biaya yang mungkin bisa dialihkan ke konsumsi.
Anyway, selain gedung, masjid pun bisa dijadikan alternatif untuk mengadakan resepsi pernikahan. Biasanya, masjid yang bisa dijadikan tempat resepsi adalah masjid yang memiliki ruang serba guna atau auditorium. Contohnya, masjid Al-Bakrie di Rasuna Said, masjid Sunda Kelapa, masjid Al-Bina Senayan, dll
2. Undangan
Nah, sekarang tentang undangan. Biasanya ya, salah satu hal yang bisa bikin berdebat adalah tentang jumlah orang yang akan diundang baik melalui cetak atau online. Nah, kalau saya dan Sidik, dulu hanya membuat 250 undangan cetak. Undangan cetak tersebut adalah undangan yang khusus diberikan kepada keluarga (termasuk sepupu juga keluarga jauh baik dari pengantin pria maupun wanita), dosen/guru, dan teman kantor. Kalau untuk teman-teman zaman kuliah atau sekolah dulu kami sepakat untuk mengundangnya dengan memanfaatkan media online, seperti web pernikahan, twitter, Facebook, mailing list.
Kelebihannya, biaya untuk undangan bisa lebih dihemat, dan kita memberi space lebih kepada undangan untuk mengetahui lebih jauh mengenai calon pengantin melalui website lalu menuliskan ucapannya di sana. Nah, kekurangannya, kalau menurut saya, tidak semua kemudian menjadi “aware” dengan adanya undangan yang dikirimkan melalui media online. Dari 900-an teman yang dikirimkan FB invitation hanya separuhnya saja yang menjawab (baik attending/not attending). Separuhnya lagi saya yakin, entah mereka sudah tidak aktif bermain FB lagi atau memang tidak sadar akan adanya FB invitation.
Nah, kalau sudah begini, sebenernya saya bingung bagaimana mengakalinya. Kecuali kalau misalnya pengantin tersebut tidak berkeberatan untuk mengirimkan undangan cetak kepada semuanya.
Btw, untuk membuat undangan cetak, saya merekomendasikan membuatnya di Pasar Tebet. Banyak sekali percetakan undangan yang bisa kamu lihat di lantai basement Pasar Tebet. Silakan pilih-pilih yang sesuai dengan kantong dan selera. Untuk harga undangan bervariasi. Bisa dari Rp 5.000 – Rp 15.000 per lembar. Saran saya sih satu aja, bikin undangan gak perlu terlalu mewah. Kalau undangannya bisa bermanfaat juga lebih baik. Karena pastinya, undangan tersebut kemungkinan besar hanya dibaca untuk kemudian dibuang jika sudah tidak digunakan. Sayang gak sih mengeluarkan sampai berjuta-juta rupiah untuk kemudian dibuang begitu saja xp
Kalau mau buat undangan yang unik jg bermanfaat, mungkin undangan tersebut bisa dipadukan dengan kalender, atau bentuk undangan kipas, dipadukan dengan note, dll.
Silakan berkreasi
3. Konsumsi
Untuk pemesanan konsumsi, kalau bisa dapet dari kenalan keluarga, harganya bisa jadi lebih murah loh. Terus untuk jumlah konsumsi yang dipesan, biasanya sih 2 kali lipat dari jumlah undangannya. Karena biasanya, yang diundang atas nama satu orang, tapi anak/pacar/keluarga ikutan juga.
Misal orang yang diundang 250, maka siapkan 500 (250×2) porsi makanan untuk konsumsi. Ini maksudnya makanan utama loh. Kalau untuk makanan yang di gubugan, bisa jadi kamu pesen 100 porsi untuk tiap jenis makanan. Misal, 100 porsi siomay, 100 porsi dimsum, dll.
4. Baju
Untuk baju pengantin, sebenernya ada beberapa pilihan. Kamu bisa beli, jahit, atau sewa. Kalo kemarin, saya milih sewa untuk baju akadnya, sedangkan untuk resepsinya saya memilih untuk jahit baju baru. Pertimbangannya sih, supaya baju resepsi nantinya bisa juga dipakai untuk menghadiri acara-acara pernikahan yang lain. Kebetulan baju resepsi saya kemarin, desainnya sengaja yang sederhana tapi charming.
Photo Courtesy: Muhammad Yudha Adhiatma
Untuk sewa, keuntungannya kamu bisa saja gonta-ganti baju sampe 3-4 kali saat resepsi. Biasanya satu baju itu disewakan 200-300ribu rupiah. Ini nyewanya sih bukan di tempat atau butik yang terkenal hehehe. Gak tau ya kalo di butik-butik gitu, harganya mungkin jauh lebih mahal.
5. Hiburan
Untuk hiburan kemarin, kebetulan om dan tante saya yang baik hati mau membantu dengan mengenalkan pemain organ dan vokalis yang cukup oke. Katanya sih mereka biasa ngiringin Choky Sitohang gitu deh kalo ada acara. Gak tau juga ya :p
Overall, untuk hiburan, saya cuman bisa nyaranin kamu untuk bikin list lagu yang mau dimainkan. Kalau bisa sih udah dikasih list-nya paling tidak 2 minggu sebelum hari H. Biar penyanyinya bisa siap-siap untuk bawain lagu-lagu tersebut.
Kalau mau kreatif sedikit, kamu juga bisa minta tolong anak kampus untuk mengisi di slot hiburan ini loh.
6. Rias
Untuk rias, biasanya sih dia udah sepaket sama penyewaan baju pengantinnya. Cuman kalo mau beda juga gak masalah. Kamu bisa coba untuk sewa jasa tukang rias di salon muslimah misalnya.
7. Foto
Berhubung saya gak pake foto pre-wedding, maka kemarin saya dan suami mengakalinya dengan memesan karikatur wajah kita berdua yang sedang memakai baju pengantin dan mengucapkan “Selamat Datang”. Yang bikin karikatur waktu itu kebetulan sepupu saya, namanya Anin. Coba lihat hasilnya di bawah. Oke kan? Btw kalau kamu minat, bisa juga loh hubungin dia di anienday@yahoo.com atau twitter: @anienday
Photo Courtesy: Muhammad Yudha Adhiatma
Sedangkan untuk foto pas wedding-nya, saya pakai jasa dari kenalannya om. Waktu itu ngambil paket yang foto + video + interview.
8. MC
Kalo saya kemarin, MC-nya itu dari tukang riasnya. Dan menurut saya sih MC-nya cukup oke hehehe.. At least, dia sudah biasa membawakan acara, jadi dia banyak membantu mengenai alur acara akad dan resepsi kita. Untuk MC, sebenernya kamu pun bisa menunjuk teman kamu untuk jadi MC.
9. Suvenir
Nah, last but not least adalah suvenir. Berapa jumlah suvenir yang harus kamu siapkan? Kalo menurut saya, sama dengan jumlah undangan cetak yang disebarkan, tapi dilebihkan sedikit (misal dilebihkan 50). Untuk tempat belinya, cobalah ke Pasar Mester Jatinegara. Kalau saya dulu belinya di Zidane Souvenir. Banyak banget pilihan di sana!
Awalnya, saya sempat memilih ingin membeli green souvenir, semacam pohon atau bibit tanaman. Kan oke tuh, hehehe.. Tapi setelah dipikir-pikir lagi kekurangan dari suvenir ini adalah ukurannya. Kadang ada tamu yang gak mau membawa pulang suvenir pohon karena repot membawanya. Atau kalau misalnya suvenirnya bibit, rasanya seperti kurang pantas. Ya tapi itu terserah kamu juga sih. Hehehe
* * *
Oke, mungkin itu sedikit tips dan trik untuk teknis menyelenggarakan resepsi pernikahan. Emm, apa justru lebih banyak review acara saya ya? Ahahah, biarlah. Semoga aja ada sedikit manfaat yang bisa diambil
Oya tambahan, jangan lupa banyak-banyak istighfar, bersedekah, berbuat baik, meminta maaf kepada mereka yang tersakiti, dan berdoa sebelum hari H ya.. Kita kan gak akan tau, apa yang terjadi nanti walau kita merasa persiapannya sudah 100% oke. Semoga saja pada saat hari H, acara kita dihindarkan dari segala macam musibah yang mungkin terjadi. Amin ;D


Indonesia Berprestasi
Talknesia!


ihiy!
penganten baru! :p
mo nambahin, itu kan kalo di daerah jakarta.
nah, kalo di bandung, buat suvenir sampe undangan, ada di sekitaran pasar baru. banyak pilihan juga tuh disana. #pengalaman #tapibuattemen #belombuatsendiri #hiks
widih mantaps uga.. thank u yaaak :p
gw doain semoga cepetan nyusul hihihiy
[...] This post was mentioned on Twitter by sucilestarini, sucilestarini. sucilestarini said: The Wedding: Review & (Sedikit) Tips -> http://bit.ly/e6nSut #blogpost [...]
Salut, tipsnya lengkap banget. Posting ini bisa jadi rujukan bagi calon pengantin lainnya. Selamat menempuh hidup berkeluarga, semoga jadi keluarga harmonis dan diberikan keturunan yang membanggakan, amin.
Salam
Hehehe, makasih ya..
Amin, aminnn ^^
oh iya, kalo gedung, gedung2 yang strategis dan banyak dikenal di Jakarta itu nyarinya ga bisa dadakan, paling lambat harus 6 bulan sebelum hari-H mesennya..
#katanyasihbegitu XD
bener banget man, emang gak bisa dadakan.. bahkan ada yg bilang kalo mau amannya, setahun sebelumnya :p
cie cie cieee, kayaknya mau ngadain pesta gede nih ntar xp
wogh mantap sekali. semoga member deBlogger bisa banyak belajar. *lirik jajaran Opa-Oma*
lirik opa brad.. #eh
waa dapet fb invitation tapi gak saya apa-apain, jauh soalnya XD hehee…
hmm… hm… bookmark dulu buat rencana 2-3 tahun lagi nih, perlu persiapan matang kayaknya, makasih len
sama-sama
smoga bermanfaat
wow, tips yang sangat brmanfaat. makasih mbk leni. semoga tipsnya msh bsa dpake pas sya merit jg (entah kapan.hehe). oya, cerita honeymoon-nya jg dishare donk, trtma info tmpat2 wisata n budgetnya.hehe.
Selamat menempuh hidup baru?
terimakasih ^^
Wah, nice share nih. Dah disave as
.
Btw, karikatur kalian bagus banget. Kuat banget karakternya, whehehe…. XD
waaah, ada agung hihihi.. semoga berguna gung tulisannya :p
eiya tuh karikatur yang bikin sepupuku, keren kan? kalo mau pesen boleh juga lewat daku hahaha xp
haha, saya suka poto eh karikatur preweddingnya.. inovatif, gak nyangka kepikiran bikin karikatur…
eh, eh.. selamat yah udah married, smoga jadi keluarga yg sakinah, mawadah en warahmah ;p… gue baru nyamperin blog lo….
hahaha, thank u yak…
tadinya sih gw kepengen bikin karikatur dengan cerita berseri gitu, tapi gw pesennya mendadak, jadi kasian yang bikin xD