23 Minggu ++
Alhamdulillah, minggu-minggu ini merupakan minggu yang cukup menyenangkan untuk saya.
Kenapa? Pertama, karena perut saya sudah tumbuh semakin membesar hingga orang-orang dengan mudah mengidentifikasi bahwa saya sedang mengandung xD And they start calling me, “Ibu..” Muehehehe. Maklum ya kayak gini aja seneng, soalnya saya biasanya dikira anak SMA sih -_-
Kedua, karena pertumbuhan si bebi alhamdulillah baik dan normal. Dan, sewaktu USG hari Sabtu minggu lalu, si bebi dah gak malu-malu lagi untuk “menunjukkan” jenis kelaminnya :p Waktu itu sih, ibu dokternya bilang kalau si bebi insya Allah kemungkinan besar perempuan. Karena sewaktu dilihat di USG, kedua paha si bebi memang sedang terbuka, dan tidak ada tanda-tanda “monas” mencuat di tengah-tengahnya xD Yang cukup nampak jelas malah… yah gitu deh, yang menunjukkan kalo si bebi kemungkinan besar perempuan xD (maafkan kevulgaran saya ini)
Walaupun, sebenernya si mas mengharapkan si bebi cowok, tapi ya tetep aja senang dan bersyukur kalau-kalau ternyata si bebi perempuan hehehe… Beberapa kandidat nama pun sudah mulai dicari-cari. Walaupun belum ada yang benar-benar sreg di hati. Masa ya, list nama yang dikasih si mas kebanyakkan terpengaruh sama nama-nama pemain bola Juve kegemarannya -_- Ada Alessia, Alessandra, Bianca, dll. Hahahaha
Di minggu ini, satu hal lagi yang saya senangi adalah karena dokternya hanya memberi saya satu jenis suplemen saja. Namanya Caloma Plus, kandungannya DHA dan kalsium. Thank God, saya bersyukur karena saya memang tidak suka minum obat atau suplemen atau apapun itu kalau gak kepaksa :p
Oh ya, minggu ini pun si bebi makin aktif bergerak-gerak! Memberikan tendangan-tendangan kecil di perut saya sehingga rasanya seperti bergetar hehe. Si mas bahkan pernah juga ditendang telinganya ketika sedang mencoba merasakan gerakan bebi dengan menempelkan telinganya di perut saya. Bebiiii… bebiii… hihi
Di minggu-minggu ini, saya pun merasakan beberapa perubahan di tubuh saya. Betis saya mudah pegal walaupun saya tidak sehabis berjalan-jalan dalam waktu yang lama. Kalau baca-baca di artikel yang ada di internet, betis pegal tersebut antara lain disebabkan karena pertumbuhan bayi yang semakin membesar hingga makin membebani tubuh juga. Punggung saya pun jadi mudah pegal-pegal, gak betah deh lama-lama duduk depan komputer. Intensitas ke kamar kecil untuk buang air kecil juga semakin sering. Baru ke kamar kecil eh 15 menit kemudian udah pengen lagi. Tidur juga jadi agak susah. Miring kiri rasanya gak enak, miring kanan juga gak enak, apalagi tidur telentang.. Ternyata, menjadi seorang (calon) ibu itu seperti ini ya. Makanya gak kebayang gimana sakit dan sedihnya jika ternyata anak yang sudah dikandung 9 bulan, dibesarkan dan dididik eh malah berbuat jahat pada orangtua-nya. Huhuhu.. Atau malah yang kejadian adalah ketika ia sudah dilahirkan justru orangtua yang durhaka sama anaknya dengan menyia-nyiakannya dan tidak mendidiknya dengan baik.
Semoga saja, saya dan suami bisa jadi orangtua yang baik untuk anak-anak kami kelak. Amiiin





Recent Comments